Monday, May 10, 2010

Teka-teki

Teka teki Imam Ghazali Suatu hari, Imam Al-Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya lalu beliau bertanya (Teka Teki ) :

Imam Ghazali = " Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini ?
Murid 1 = " Orang tua " Murid 2 = " Guru " Murid 3 = " Teman " Murid 4 = " Kaum kerabat "
Imam Ghazali = " Semua jawapan itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita ialah MATI. Sebab itu janji Allah bahawa setiap yang bernyawa pasti akan mati ( Surah Ali-Imran :185).


Imam Ghazali = " Apa yang paling jauh dari kita di dunia ini ?"
Murid 1 = " Negeri Cina " Murid 2 = " Bulan " Murid 3 = " Matahari " Murid 4 = " Bintang-bintang "
Iman Ghazali = " Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling benar adalah MASA LALU. Bagaimanapun kita, apapun kenderaan kita, tetap kita tidak akan dapat kembali ke masa yang lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini, hari esok dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama".


Iman Ghazali = " Apa yang paling besar didunia ini ?"
Murid 1 = " Gunung " Murid 2 = " Matahari " Murid 3 = " Bumi "
Imam Ghazali = " Semua jawaban itu benar, tapi yang besar sekali adalah HAWA NAFSU (Surah Al A'raf: 179). Maka kita harus hati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu kita membawa ke neraka."


Imam Ghazali =" Apa yang paling berat didunia? "
Murid 1 = " Baja " Murid 2 = " Besi " Murid 3 = " Gajah "
Imam Ghazali = " Semua itu benar, tapi yang paling berat adalah MEMEGANG AMANAH (Surah Al-Azab : 72 ). Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka menjadi khalifah pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya berebut-rebut menyanggupi permintaan Allah SWT sehingga banyak manusia masuk ke neraka kerana gagal memegang amanah."


Imam Ghazali = " Apa yang paling ringan di dunia ini ?"
Murid 1 = " Kapas" Murid 2 = " Angin " Murid 3 = " Debu " Murid 4 = " Daun-daun"
Imam Ghazali = " Semua jawaban kamu itu benar, tapi yang paling ringan sekali didunia ini adalah MENINGGALKAN SOLAT. Gara-gara pekerjaan kita atau urusan dunia, kita tinggalkan solat "


Imam Ghazali = " Apa yang paling tajam sekali di dunia ini "
Murid- Murid dengan serentak menjawab = " Pedang "
Imam Ghazali = " Itu benar, tapi yang paling tajam sekali didunia ini adalah LIDAH MANUSIA. Kerana melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri "

Renung-renungkanlah

Kembara Menuju Tuhan

Kembara Menuju Tuhan memerlukan beberapa syarat yang 'wajib' dipatuhi

oleh para salik (pengembara). Sepertimana pengembaraan lahiriah yang
memerlukan keperluan asas dalam menjamin kesampaiannya, begitu jugalah
dengan halnya kembara menuju Tuhan.

Syeikh Abdul Samad Al Palembang dalam kitabnya Sir al Salikin
mengariskan beberapa syarat yangperlu di penuhi oleh
si salik (si pengembara). Antaranya si salik memerlukan :

1. Perbekalan
2. Kenderaan
3. Teman seperjalanan
4. Senjata
5. Penunjuk jalan.

PERBEKALAN:
Bagi setiap pengembaraan ,perbekalan amat penting. Perbekalan yang
dimaksudkan ialah TAQWA. Taqwa tidak datang bergolek melainkan ia
memerlukan usaha dan ikhtiar. Sudah barang pasti ianya bersumber dari
ilmu yang bermanfaat.

KENDERAAN:
Kenderaan yang dikehendaki ialah 'Himmah' iaitu cita-cita yang kuat
lagi tinggi sehingga tidak bergoyang hatinya dengan pukulan ombak UJIAN.
Kekuatan keazaman amat diperlukan kerana si salik akan menempuh 'Tujuh
Gunung' dalam kembaranya itu. Peribahasa ada menyebut " Jika takut
dilambung ombak,jangan berumah di tepi pantai".

TEMAN SEPERJALANAN:
Teman seperjalanan diertikan dengan sahabat-sahabat yang punyai
keselarian dan satu tujuan dengan si salik. Teman yang hakiki ialah
teman yang menegur kita dikala kita terlanjur, teman yang mengingatkan
kita tika kita terlalai, dan teman yang berani menyatakan salah
terhadap kesalahan kita. Teman seperjalanan antara lainnya ialah
apakala dipandang akan dia bangkitlah keinginan kita untuk meneruskan
kembara menuju Tuhan.

SENJATA:
Alat senjata yang perlu dibawa senantiasa ialah ZIKRULLAH .
Allah S.W.T berfirman di dalam Al-Quran yang bermaksud:


"Kerana itu ingatlah kamu kepada Aku, nescaya Aku ingat pula kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku."
(Al-Baqarah : 152)

Bilamana Tuhan mengingati kita maka tiada lagi sebarang ketakutan terhadap musuh.
Seseorang yang dikejar anjing akan cuba melarikan dirinya dari gigitan anjing tersebut.
Namun semakin pantas dia berlari, sepantas itulah anjing itu akan mengejarnya. Akan
tetapi jika saat itu, orang yang dikejar itu menjerit memanggil tuan
empunya anjing ,dengan hanya satu jeritan sahaja dari tuannya, anjing
itupun akan berhenti mengejar. Keistiqamahan dalam ZIKRULLAH mampu
menghambat segala musuh-musuh yang yang melintang di jalanan menuju Tuhan.

PENUNJUK JALAN:
Penunjuk Jalan yang dimaksudkan ialah MURSYID. Pengembara pastinya akan
tersesat jalan bilamana tiada penunjuk jalan yang akan  menunjukki jalan mana
yang harus ditempuh dan jalan mana yang perlu dihindari.
Pepatah Melayu ada menyebut " Segan bertanya sesat jalan". Bahkan untuk
mengatasi kesesatan di jalan raya sekalipun pemerintah bagi setiap
negara mengadakan penunjuk jalan (papan tanda) pada setiap jalan mahupun
lebuhraya.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...